Minggu, 31 Desember 2017

Koleksi Buku Yetti AKA

Share & Comment
Mula sekali aku mengetahui nama Yetti A.KA adalah ketika aku ngobrol dengan salah satu teman dari Malang. Saya menyukai tulisan-tulisannya dan jika sudah begitu pasti saya akan mencari tahu buku apa saja yang sudah ia baca atau mungkin penulis siapa saja yang dia suka. Aku yakin dari tulisan-tulisannya yang asyik pasti lahir dari bacaan yang bergizi. Waktu itu saya minta referensi cerpen siapa saja yang harus saya baca, dan dia bilang cerpen Yetti A.KA.
“Coba search di internet dan kunjungi blognya.” ujarnya waktu itu.

Saya milai membaca beberapa cerpennya dan kebetulan waktu itu hari Minggu. Rutinitas minggu pagi nongkrong di penjual susu sapi sambil membeli Jawa Pos, Kompas, dan Radar Surabaya. Membuka-buka cerpen dan puisi. Eh, ternyata cerpennya Yetti A.KA yang waktu itu judul cerpennya “Perempuan yang Memegang Tali Anjing”. 
Memang tulisan-tulisannya asik. Bahkan ada beberapa cerpennya yang ketika saya membacanya emosi bisa naik turun seperti sedang naik Roller Coaster. Seketika itu buku-bukunya saya masukkan dalam daftar list yang harus ada di perpustakaan pribadi saya. 
Buku Kumpulan Cerpen Yetti A.KA
              (Koleksi Foto Pribadi)

Saya mulai mencari buku-bukunya dan awal sekali saya mendapatkan buku kumpulan cerpen “Seharusnya Kami Sudah Tidur Malam Itu”. Kemudian tak berapa lama saya mendapatkan lagi bukunya yang berjudul “Penjual Bunga Bersyal Merah.” Dari dua buku itu aku ketagihan baca karyanya. Saya coba mencari buku-bukunya yang relatif baru, karena saya yakin kalau buku yang lama pasti susah sekali didapat. Kalaupun ada pasti di lapak online dan saya  tak suka belanja online. 

“Peri Kopi” adalah buku incaranku. Beberapa waktu mencarinya di toko buku yang biasa saya singgahi sudah tak ada. Makin penasaran saja rasanya sampai pada suatu sore ketika saya pulang kuliah, saya membelokkan motor ke salah satu toko buku terbesar di Surabaya. Dan akhirnya dapatlah buku itu. 
“Hmmm, ternyata novel.” Hahaa … 
Saya tak pernah suka baca novel. Tetapi dengan pengalaman membaca cerpen-cerpennya, saya yakin meski buku ini sebuah novel pasti gaya menulisnya tak akan beda dan akan tetap sama asiknya untuk dibaca. 
Bulan kemarin aku melihat postingan buku barunya yang akan terbit. “Pantai Jalan Terdekat ke Rumahmu”. 

Memang harus sabar untuk menunggu buku itu ada di toko buku langgananku yang setiap hari memberi best price dengan diskon lumayan besar bagi 100 pembeli pertama. Itu memang resiko kalau tak suka belanja online. Tapi tak apa, karena Surabaya adalah kota yang tak pernah sulit mencari bermacam buku terlebih buku penerbit basabasi selalu lengkap di toko buku langgananku itu. 

Hari ini beberapa teman mengajak ke toko buku untuk mencari beberapa buku literatur. Dan iseng aku menuju komputer toko untuk cek stok buku, ternyata buku Yetti A.KA sudah terpajang. 
Lha saya trus mau bilang apa ???
Tak mau bawa buku itu pulang ????
Ya tanggung dong, jadi ambil saja dengan pertimbangan aji mumpung. 
“mumpung di toko buku, mumpung sudah ada, dan mumpung belum habis.” meski bulan ini anggaran untuk beli buku terlalu berlebih. 
Seperti biasa, saya dan teman-teman tak langsung pulang, tetapi duduk di cafe toko buku itu. Memesan makanan dan minuman, juga membuka segel buku dan membacanya. 
Cafe dimana saya pernah diajari menulis puisi oleh dia…
Ya, dia. Penyair Hebatku. hahaha

Selamat berburu buku baru Yetti A.KA ya ..,
Pasti gak bakal menyesal deh. Paling tidak, buat kalian yang lagi galau tak bisa memaafkan orang yang sudah sakiti kalian, atau kamu baru saja di blokir orang tanpa kalian tahu alasannya dan itu buat kalian merasa terhina, dengan memegang dan membaca buku Yetti A.KA pasti akan lenyap seketika. Maksud saya lenyap ketika kalian membaca buku itu sampai habis. Setelah itu urusan hati kalian mau dilanjut apa nggak galaunya. Hahahaha

Semoga bahagia selalu






Tags:

Written by

Jika anda merasa nyaman singgah di blog ini, kabarkan kepada siapapun mereka. Anda juga bisa meninggalkan jejak dengan menulis komentar di blog ini.

0 comments:

Posting Komentar

 
Copyright © All About My Dream | Designed by Templateism.com | Published by GooyaabiTemplates.com